Wednesday, November 7, 2012

MAKALAH PEMBUATAN KECAP

Pembuatan Kecap

I.                   Tujuan
Untuk mengetahui cara pembuatan kecap.

II.                Latar Belakang
Bioteknologi
Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup), teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme, proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia.bisa diartikan juga,Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.

Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian, yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan kecap ini. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika.
Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan, adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri, dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.
Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan, sebagai contoh yaitu pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril, sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril, sebagai contoh produkasi antibiotic dan dan hormon. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru, sebagai contoh produksi insulin.
Fermentasi
Fermentasi adalah bentuk pengawetan makanan secara modern. Umumnya bahan makanan yang akan diawetkan akan mengalami proses pengubahan karbohidrat menjadi alkohol. Proses tersebut dipengaruhi oleh enzim yang dibuat oleh sel-sel ragi. Umumnya bahan makanan yang diawetkan ditaburi dengan ragi, kemudian disimpan dalam keadaan lembab tanpa sinar matahari. Beberapa contoh proses fermentasi sering digunakan dalam pembuatan tempe, tape, tahu, kecap, tauco, dan lain-lain .
Dalam pembuatan kecap, jamur, Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. Jamur Aspergillus oryzae bersama – sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum.

III.                Alat dan Bahan
1.      Sari kedelai                             5.   Panic
2.      Gula kelapa                             6.   Pengaduk
3.      Rempah”                                 7.   Penyaring dari kain
4.      Air

IV.                Langkah Kerja
1.      Mengeringkan Kedelai
Dalam proses mengeringkan kedelai, kira-kira dibutuhkan waktu satu bulan. Agar tumbuh jamur kedelai diletakkan di dalam tampah kemudian ditaburi dengan tepung gandum. Setelah ditaburi dengan tepung,agar kedelai menjadi lunak maka kedelai tersebut ditutup dengan daun sehingga menciptakan panas didalam tampah. Setelah kedelai lunak, kedelai tersebut dijemur sampai berubah menjadi keriput. Kedelai yang sudah kering kemudian di masukkan kedalam larutan garam. Kedelai yang ada didalam larutan garam tadi diaduk setiap hari agar hancur. Setelah beberapa hari campuran larutan tadi akan menghasilkan minyak. Minyak tersebut dijadikan dasar dari pembuatan kecap yang biasa disebut “ sari kedelai ”.

2.      Meracik Bumbu
Dalam meracik bumbu, pertama adalah mendidihkan air lalu memasukkan berbagai rempah antara lain sereh, jahe, lengkuas dan juga bisa menambahkan kayu manis dan daun jeruk nipis. Rempah-rempah yang dimasukkan tidak boleh terlalu banyak karena dapat mempengaruhi cita rasa dari kecap tersebut. Setelah semua rempah tercampur kemudian memasukkan gula kelapa sambil terus diaduk sampai mendidih.

3.      Memasukkan Sari Kedelai
Setelah bumbu merata dan mendidih kemudian memasukkan sari kedelai ke dalam campuran bumbu sambil diaduk sampai rata kurang lebih selama 15 menit agar campuran tadi tanak. Jika campuran tadi tidak tanak kecap yang dihasilkan tidak akan bertahan lama dan akan tumbuh jamur.

4.      Melakukan Penyaringnan
Menyaring adonan kecap yang sudah tanak tadi sebanyak dua kali. Pada penyaringan pertama kecap disaring dengan menggunakan 1 lembar penyaring dari kain. Setelah itu menyaring kembali kecap hasil penyaringan pertama tadi dengan menggunakan 2 lembar penyaring dari kain sehingga kecap yang dihasilkan benar-benar bersih.

5.      Melakukan Pembungkusan
Dalam membungkus kecap, kecap harus benar-benar dingin sehingga tidak ada uap air yang muncul yang menyebabkan kecap menjadi encer.

V.                  Pertanyaan
1.      Bakteri apa yang digunakan dalam pembuatan kecap ?
2.      Berapa lama proses pembuatan fermentasi kedelai ?
3.      Cara pembuatan kecap membutuhkan berapa lama ?

VI.                Jawaban Pertanyaan
1.      Aspergilus oryzae
2.      1 bulan
3.      6 jam

VII.              Kesimpulan
Proses pembuatan kecap melalui proses fermentasi kedelai dengan bantuan bakteri aspergilus oryzae kurang lebih 1 bulan.

No comments:

Post a Comment